Review Singkat MRT Jakarta, Pilihan Terbaik Untuk Jalan – Jalan di Jakarta!

Moda Raya Terpadu atau Mass Rapid Transport atau MRT Jakarta ini sepertinya akan jadi kebanggaan tersendiri bagi warga ibukota. Pasalnya, jarak tempuh yang dapat dilalui ternyata jauh lebih cepat sehingga yang demikian tersebut menjadi alasan bagi banyak orang. Sebelum beroperasi secara komersial, MRT Jakarta ini bisa dinikmati oleh semua orang secara gratis. Anda hanya perlu melakukan pendaftaran secara online untuk bisa mendapatkan kesempatan menjajal moda transportasi terbaru yang paling dinanti – nantikan tersebut. Jika kebetulan Anda sedang jalan – jalan di Jakarta, boleh deh mencoba untuk naik akomodasi satu ini.

Review Singkat MRT Jakarta, Pilihan Terbaik Untuk Jalan – Jalan di Jakarta!

Apabila Anda sudah pernah mencoba MRT yang ada di luar negeri, pastinya Anda sudah paham betul kan, tentang aturan menaiki MRT di Jakarta yang baik dan benar. Pihak MRT Jakarta sendiri telah menerapkan aturan yang bisa dibilang cukup ketat sekali bagi para penumpangnya. Sembari menunggu kereta datang, Anda diharuskan untuk mengantri terlebih dulu, yakni dengan mengikuti garis penanda yang berwarna kuning.

Tetapi ada pula garis yang berwarna hijau yang diperuntukkan secara khusus bagi para penumpang yang turun lebih dulu dari kereta. Jalur tersebut dibuat agar penumpang yang turun dan naik nanti tidak saling berebutan. Tentunya tidak sama seperti stasiun KRL pada umumnya, tersedia pintu kaca yang membatasi penumpang supaya tidak sampai melewati batasan tunggu kereta. Pintu kaca antara kereta dengan batas penumpang ini biasanya disebut sebagai platform screen door atau PSD. So, nanti akan ada 2 buah pintu terbuka ketika kereta datang, yakni pintu MRT dan PSD.

Selain hal itu, juga ada satu lagi nih aturan yang diberikan di dalam stasiun MRT wajib ditaati oleh semua orang, yakni aturan menggunakan eskalator. Di dalam stasiun MRT ini juga disediakan tangga dan eskalator yang tentu saja bisa digunakan semua penumpang. Tetapi demikian, ternyata penggunaan eskalator di MRT Jakarta tersebut tidak boleh sembarangan. Masing – masing penumpang diharuskan berdiri di jalur sebelah kiri dengan cara membuat satu barisan yang rapi.

Kemudian di sebelah kanannya sendiri disarankan untuk dibiarkan kosong, tujuannya untuk membiarkan penumpang yang sedang buru – buru. Penting juga untuk Anda tahu bahwa MRT Jakarta tidak menyediakan bagasi tas di bagian atas. Karena MRT Jakarta ini hanya melayani perjalanan jarak pendek dengan waktu tempuh sangat cepat. Oleh sebab itu, jangan bawa barang yang terlalu banyak, agar tidak repot menentengnya.

MRT Jakarta ini memang jadi pilihan terbaik untuk jalan – jalan di Jakarta dengan cara yang lebih asyik dan menarik. Kereta tersebut akan datang di setiap 10 menit sekali. Bahkan jika jam sibuk sekalipun kemungkinan kereta akan datang di setiap 5 menit sekali. Hal tersebut dimaksudkan agar MRT Jakarta bisa angkut yang lebih banyak penumpang di setiap harinya.

Setidaknya ada sekitar 6 gerbong kereta dalam satu rangkaian kereta. Tampak sejumlah kursi yang berwarna biru muda lengkap dengan sejumlah pegangan tangan di atas kereta commuter line. Masing – masing gerbong juga sudah dilengkapi dengan kursi yang ada di bagian sudut gerbong, yang mana tempat ini diprioritaskan buat ibu menyusui, ibu yang membawa anak, lansia, dan disabilitas.

Lalu tepat di bagian atas pintu keretanya ada papan informasi lokasi pemberhentian yang dibuat secara khusus dengan sistem 3D. Dengan begitu Anda sebagai penumpang bisa melihat setiap pergerakan kereta pada saat melaju atau pun berhenti. Papan petunjuk keselamatan serta alat pemadam kebakaran ringan pastinya juga sudah disediakan di masing – masing gerbong kereta. Bahkan sampai sekarang rute MRT Jakarta baru melayani rute Lb. Bulus – Bunderan HI.

Totalnya ada sekitar 13 stasiun yang dilalui oleh MRT Jakarta, diantaranya 7 stasiun layang dan 6 stasiun bawah tanah. 7 stasiun layang ini meliputi Cipete Raya, Lebak Bulus, Fatmawati, Haji Nawi, Sisingamangaraja, Blok A dan Blok M. Sementara itu 6 stasiun bawahnya sendiri yakni Istora, Senayan, Bendungan Hilir, Bundaran HI, Setiabudi, dan Dukuh Atas.

Demikian informasi review singkat MRT Jakarta, pilihan terbaik untuk jalan – jalan di Jakarta. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *